Hari Fraksi Perdana, Warga Gresik Wadul Berbagai Persoalan

Melalui program Hari Fraksi, PKB DPRD Gresik menyerap aspirasi warga terkait kendala penyerahan Fasum-Fasos perumahan dan tata kelola pemerintahan desa.

GRESIK – Program Hari Fraksi yang digelar Fraksi PKB DPRD Gresik setiap Jumat mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pada pelaksanaan perdana, sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan.

Farid, warga Desa Kembangan, mengeluhkan banyaknya perumahan yang hingga kini belum menyerahkan fasilitas umum  dan fasilitas sosial  kepada pemerintah daerah.

“Di Kembangan ada belasan perumahan, termasuk tempat saya tinggal,” ujarnya.

Menurutnya, belum diserahkannya fasum dan fasos berdampak pada terhambatnya perbaikan infrastruktur seperti jalan lingkungan dan saluran.

“Selama ini warga urunan untuk perbaikan infrastruktur,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Gresik Muhammad Rizaldi Saputra mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti persoalan tersebut bersama pemerintah daerah.

Menurut Rizaldi, persoalan fasum dan fasos cukup kompleks karena berkaitan dengan pemenuhan syarat administratif dari pengembang perumahan.

“Bisa jadi karena site plan tidak sesuai atau ada persyaratan lain yang belum terpenuhi. Karena itu harus segera dicarikan solusi agar penyerahan fasum dan fasos bisa dipercepat,” ujarnya.

Persoalan di Desa

Di sisi lain, anggota Fraksi PKB DPRD Gresik Bustami Hazim, menyampaikan bahwa persoalan yang disampaikan warga Desa Kebun Teluk Dalam akan ditindaklanjuti dengan melibatkan pemerintah kecamatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Warga saat wadul langsung ke Kantor DPC PKB Gresik saat Hari Fraksi setiap Jumat.

“Kami ingin memastikan program desa berjalan sesuai kepentingan masyarakat dan tetap sesuai aturan,” katanya

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik Imron Rosyadi menilai persoalan yang muncul di tingkat desa membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat agar tata kelola pemerintahan desa berjalan sesuai aturan.

Politik kami jalankan dengan mendekatkan diri pada persoalan riil masyarakat sehingga masalah-masalah kecil yang selama ini terabaikan tidak terus berulang,” ungkapnya.